Teletama Artha Mandiri (TAM) meresmikan ponsel pertamanya yang
diproduksi di Indonesia, tepatnya di Batam. Ponsel ini adalah Venera
138, feature phone dengan harga cuma Rp 150 ribuan.
Sejumlah
pejabat dari Kementerian Industri dan Perdagangan, Kementerian
Komunikasi dan Informatika, serta Gubernur kepulauan Riau Muhammad Sani,
turut hadir dalam acara peresmian ponsel lokal ini.
Peresmiannya
dilakukan di pabrik milik PT Sat Nusapersada, yang merupakan partner
TAM dalam memproduksi ponsel tersebut. Dalam acara ini juga dilakukan
peninjauan pabrik untuk melihat proses produksinya.
PT Sat Nusapersada sebelumnya juga sudah memproduksi smartphone dengan konektivitas 4G di pabriknya itu, yaitu IVO V5.
Di
masa yang akan datang, anak perusahaan PT Erajaya Swasembada ini juga
akan memproduksi sejumlah feature phone lain di pabrik tersebut. Mereka
menargetkan akan memproduksi 150 ribu unit feature phone di kuartal
pertama 2015.
"Kami memproduksi ponsel ini di Indonesia untuk
mendukung pengembangan industri dalam negeri, sesuai dengan Peraturan
Menteri Perdagangan Republik Indonesia, yang mewajibkan importir ponsel
untuk mendirikan industri ponsel di Indonesia," ujar Hasan Aula, CEO
Erajaya, yang turut menghadiri acara peresmian tersebut.
Tak cuma
itu, Hasan juga mengatakan bahwa dengan mengembangkan industri dalam
negeri, mereka juga bisa membuka lapangan kerja baru, terutama di
kawasan Batam.
"Ke depannya, kami juga akan mengembangkan industri komponen ponsel seperti casing dan baterai di dalam negeri," tutup Hasan.