New & Articles
Amazon Akan Gunakan Drone Untuk Kirim Barang
Belakangan ini istilah drone atau pesawat tanpa awak banyak dibicarakan masyarakat di Indonesia setelah Calon Presiden Joko Widodo menyebutnya dalam debat ke-3. Saat Indonesia baru mengenal drone, situs terbesar di Amerika, Amazon telah mengembangkan teknologi itu untuk pengiriman barang.

Pengiriman barang menggunakan drone merupakan impian CEO Amazon, Jeff Bezos. Sayangnya, impian itu harus pupus saat regulator penerbangan atau Federal Aviation Administration (FAA) menganggap rencana itu dinilai tak sesuai aturan penerbangan.

Rencana penggunaan Drone untuk pengiriman barang oleh Amazon ini dipaparkan oleh CEO Amazon, beberapa hari lalu. Bezos memaparkan hal itu melalui surat tahunan yang ditujukan kepada para pemegang saham. FAA mengetahuinya dan langsung mengkaji hal itu.

Selain ancaman FAA, implementasi drone mini di Amazon sepertinya juga akan memakan waktu lama. Meski begitu, mereka mengaku serius mengembangkan teknologi ini untuk pengiriman barang ke konsumen.

Dilansir Daily Mail, Rabu 25 Juni 2014, Bezos mengatakan akan mengimplementasikan drone untuk pengiriman paket barang kepada konsumennya tanpa dikenakan biaya. Perusahaan online shopping terbesar di dunia itu menyebut drone buatan mereka sebagai octocoptors. Octocoptors akan menggantikan tenaga manusia dalam pengiriman barang, dan juga mempersempit waktu pengiriman.

"Uji coba teknologi penerbangan generasi ke-5 dan ke-6 telah kami lakukan, selanjutnya adalah generasi 7 dan 8. Kami membuat banyak drone untuk memenuhi kebutuhan pengiriman barang. Dengan drone ini, kami jamin paket barang akan sampai ke konsumen dalam waktu 30 menit saja," kata Bezos.

Bezos menggunakan teknologi yang sudah dimiliki divisinya sendiri, bernama Prime Air. Sayangnya langkah Amazon akan menemui kendala besar.  Pasalnya FAA melarang layanan pengiriman barang dengan menggunakan pesawat terbang mini tanpa awak.

"Jika seseorang menawarkan pengiriman gratis yang berkaitan dengan pembelian barang atau penawaran lain, FAA menganggap langkah itu memiliki tujuan bisnis yang berkelanjutan. Oleh karena itu sepertinya hal ini tidak akan sesuai dengan syarat regulasi yang kami miliki," ujar pihak FAA.

Selain Amazon, DHL juga dilaporkan sedang mengkaji kemungkinan penggunaan drone untuk pengiriman barang. Dikatakan FAA, mereka akan mengkaji ulang aplikasi drone mini ini pada akhir tahun.