New & Articles
Kemenhub: Bandara Baru Untuk Jakarta Paling Cocok di Karawang

Untuk menyesuaikan diri dengan bertambahnya frekuensi penerbangan dan jumlah penumpang, Pemerintah Pusat menilai bahwa wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sudah memerlukan bandara baru yang mampu menunjang kinerja Bandara Soekarno – Hatta yang sudah ada sekarang ini.Bandara lebih dari satu dalam sebuah kota sudah diterapkan di kota-kota di beberapa negara maju seperti London (Inggris), New York (Amerika Serikat), hingga Tokyo (Jepang). Untuk DKI Jakarta sendiri, idealnya daerah manakah sebaiknya lokasi bandara baru itu?

Direktur Kebandarudaraan Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Bambang Tjahjono memiliki pandangan bahwa idealnya bandara baru tersebut dibangun di daerah Karawang, Jawa Barat. Wilayah ini dipilih karena merujuk pada kajian awal oleh Japan International Cooperation Agency (JICA). “Jakarta perlu lebih dari satu bandara. Hasil studi JICA, yang paling ideal lokasinya adalah di Karawang, dekat Jatiluhur,” kata Bambang pada hari Senin (15/9) seperti dilansir detik.com.

Bambang lalu menjelaskan, kelanjutan pengembangan bandara baru ini tergantung kepada pemerintahan baru pimpinan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Namun, meski keputusan pengembangannya tergantung pemerintahan baru, kajian tuntas atau feasibility study terhadap lokasi tersebut tetap dijalankan. Hasil feasibility study proyek bandara di Karawang itu sendiri ditargetkan akan keluar pada akhir tahun 2014. “Ini sedang dibuat oleh Tim JICA. Masterplan-nya selesai sebelum akhir tahun 2014, sedangkan keputusan jadi dibangun atau tidaknya menunggu pemerintahan baru,” jelas Bambang.

Berdasarkan konsep awal, bandara baru di Karawang akan dibangun berdasarkan konsep eco airport. Artinya meski ada bandara, pembangunan di kawasan tersebut tetap akan mengedepankan konsep bangunan yang ramah lingkungan. Proyek bandara itu sendiri akan dibangun melalui tiga tahap.

Sesuai Perda No 19/2004 tentang RTRW Karawang, lokasi yang dipilih JICA sebagai tempat pembangunan bandara dicanangkan untuk perluasan kawasan industri. Lokasi yang dipilih JICA juga sebagian besar merupakan kawasan hutan milik Perum Perhutani di Karawang Selatan.

Saat ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memang memiliki wacana untuk membangun bandara baru di atas proyek giant sea wall. Bandara yang akan dibangun itu, rencananya, akan diberi nama Bandara Ali Sadikin. Namun, Pemprov DKI Jakarta belum membicarakan rencana ini dengan Kemenhub. “Belum pernah diajukan secara resmi dan belum pernah dikaji airspace capacity-nya dengan Bandara Soekarno-Hatta dan bandara-bandara lainnya sehingga belum bisa komentar,” kata Bambang.