Deutsche Post DHL menyebutkan permasalahan administrasi menjadi masalah
utama bagi kelancaran pengembangan industri logistik di Indonesia.
Perusahaan pun mengaku tidak bisa melakukan apa-apa terkait masalah
administrasi ini.
Hal ini disampaikan oleh CEO Deutsche Post DHL Frank Apple.
"Masalah
administrasi merupakan hambatan yang sangat utama bagi peningkatan dan
pertumbuhan industri logistik di Indonesia dan selalu menjadi penghalang
utama, selain masalah pulau-pulau yang tersebar di seluruh Indonesia.
Itu yang masalah utama kami," ujar dia.
Menurut Frank, masalah
adminitrasi yang semakin berbelit, menghambat jasa pengiriman barang.
Pasalnya, infrastruktur di Indonesia masih belum memadai. Untuk itu,
infrastruktur harus didorong penuh oleh pemerintah.
"Kami dukung
terus infrastruktur, karena selama ini kami hanya pengembangan kualitas
dan kuantitas jasa kargo. Ketika infrastruktur lancar, maka hambatan
administrasi akan bisa diredam. Maka pertumbuhan ekonomi akan bisa lebih
ditingkatkan," ungkap Frank.
Dia mengaku, meski ada masalah
hambatan administrasi, namun Indonesia memiliki potensi yang besar untuk
pengembangan industri logistik. Indonesia memiliki 220 juta penduduk
yang merupakan sasaran mudah bagi sektor industri logistik.
"Di
sini (Indonesia) sangat besar sekali potensi untuk logistik. Untuk itu
kami ingin mengembangkan terus menerus, disamping permasalahan
administrasi yang masih terus berat," tutup Frank
|