romosi dengan cara memberikan ongkos kirim gratis adalah hal yang sering dilakukan oleh banyak
seller. Bagi
buyer, ongkos kirim gratis adalah promosi yang paling menarik.
Buyer
tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan selain biaya pembelian produk.
Meskipun demikian, bukan berarti Anda bisa sembarangan memberikan
promosi ongkos kirim gratis.
Menurut Matt Winn dalam situs Volusion, ada hal-hal penting yang
perlu Anda perhatikan sebelum memberikan promosi ongkos kirim gratis
kepada konsumen.
- Rencanakan detail promosi. Susunlah rencana promosi
dengan matang. Apakah Anda akan memberikan ongkos kirim gratis bagi
semua varian produk yang Anda jual? Apakah ongkos kirim gratis hanya
diberikan kepada buyer yang berbelanja di atas nominal
tertentu? Rencana promosi yang matang mempengaruhi besarnya profit yang
Anda dapat. Jika tidak direncanakan dengan baik, bukannya tidak mungkin
Anda justru akan merugi karena melakukan promosi dengan salah.
- Tentukan jangka waktu promosi. Berapa lama jangka
waktu promosi ongkos kirim gratis ini? Apakah Anda akan memberikan
ongkos kirim gratis selamanya? Jika ya, keputusan ini perlu Anda imbangi
dengan membuat syarat dan ketentuan pembelian tertentu, misalnya
menetapkan minimal transaksi. Atau apakah Anda akan memberikan promosi
harian, bulanan, atau dalam event-event tertentu seperti hari raya? Sebelum melakukan promosi, Anda harus menemukan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini.
- Ajukan potongan harga kepada kurir. Promosi ongkos
kirim, apalagi yang berlaku untuk jangka waktu lama, membuat uang jasa
pengiriman kurir yang telah Anda bayarkan menjadi sia-sia. Oleh karena
itu, ada baiknya Anda meminta pemotongan harga atau diskon kepada jasa
kurir yang Anda gunakan sebelum Anda melakukan promosi ongkos kirim
gratis.
- Sebarkan promosi melalui media sosial. Setelah
menyusun rencana promosi dengan matang, Anda perlu melakukan sosialisasi
promo melalui media sosial. Buatlah sebanyak-banyaknya orang tahu bahwa
Anda sedang memberikan promosi ongkos kirim gratis melalui Facebook,
Twitter, atau media sosial lainnya.
- Evaluasi promo. Hindari kebiasaan berbisnis tanpa
melakukan evaluasi secara berkala. Strategi promosi yang Anda lakukan
pun harus dievaluasi. Setelah promosi ongkos kirim gratis ini Anda
jalankan, apakah bisnis Anda mendapatkan keuntungan secara signifikan?
Apakah angka penjualan meningkat secara drastis? Jika tidak, ada baiknya
Anda mulai mencari strategi promosi yang lain.