Masyarakat Korea Selatan ternyata memiliki banyak kebiasaan unik. Budaya
Korea mulai dari kesenian hingga kecantikan dan dunia mode Korea kini
memang tengah digandrungi hampir di seluruh lapisan dunia internasional,
termasuk Indonesia. Berikut 10 fakta unik masyarakat Korea Selatan :
1. Gila Internet
Masyarakat di Korea Selatan selalu memesan tiket penerbangan secara
online ke mancanegara dengan tingkat 82,7% dari jumlah penetrasi
internet di seluruh dunia, dan 78,5% orang Korea memesan tiket dengan
menggunakan smartphone mereka.
Sementara untuk urusan bersosialisasi, orang Korea lebih gemar mengobrol dengan menggunakan emoticon aplikasi messenger
populer di Korea seperti LINE dan Kakao Talk. Mereka juga akan mengecek
harga barang yang mereka inginkan di supermarket melalui pemindaian
kode virtual melalui smartphone mereka.
Begitu tingginya penggunaan perangkat canggih di Korea, Hyundai,
perusahaan produsen mobil terbesar di sana berencana akan meluncurkan
mobil yang dapat dioperasikan melalui smartphone pada tahun 2015.
Sementara Samsung, produsen telepon genggam asal negeri ginseng itu
telah merancang ponsel melengkung untuk memenuhi standar kebutuhan orang
korea yang tinggi akan penggunaan teknologi canggih.
2. Pengguna Kartu Kredit Tertinggi di Dunia
Korea Selatan menjadi pengguna kartu kredit tertinggi dunia sejak dua
tahun lalu, hal ini berdasarkan data dari Bank of Korea. Sementara di
Amerika Serikat saja, negara asal produk perbankan penerbitan kartu
kredit hanya dapat membuat 77,9 transaksi kartu kredit per orang pada
tahun 2011 dan Kanada membuat 89,6 per orang. Sedangkan Korea Selatan
membuat sebanyak 129,7. Hal ini secara teknis ilegal untuk setiap
pedagang (merchant) di negara itu untuk menolak kartu kredit, namun,
tetap saja orang Korea tidak peduli seberapa rendah harga, bahkan semua
taksi memiliki mesin kartu kredit. Oleh sebab itu Ibu Kota Seoul menjadi
salah satu kota belanja utama di dunia.
3. Pekerja Keras
Korea Selatan memiliki tingkat pendidikan tertinggi di di negara-negara
Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD), dengan 98% dari
populasi menyelesaikan pendidikan menengah dan 63% dengan pendidikan
tinggi.
Anda bisa melihat di setiap kota di Korea, di mana lampu di
gedung-gedung perkantoran terus menyala hingga larut malam. Menurut data
Kementerian Strategi dan Keuangan Korea Selatan tahun 2012, Orang Korea
bekerja selama 44,6 jam per minggu, lebih tinggi dibandingkan dengan
rata-rata negara OECD selama 32,8 jam per minggu.
Dan menurut sebuah studi yang dirilis pada bulan Agustus 2014, bersama
dengan warga Tokyo, pekerja Korea mendapatkan paling sedikit jatah tidur
dari setiap penduduk kota-kota besar di dunia, hanya kurang dari enam
jam semalam.
4. Suka Mabuk
Bisnis minuman keras sangat laris di Korea. Sebab, meminum bir merupakan
bagian dari budaya orang korea. Ketika mereka tidak bekerja, warga
Korea akan selalu pergi ke Soju (bar) baik untuk merayakan hari perayaan
mereka dan sekedar melepas penat akibat stres bekerja. Bahkan bagi
mereka yang memilih keluar dari bar tanpa alasan yang jelas, akan
dianggap kasar dan membosankan. Jinro Soju adalah minuman keras terlaris
di Korea.
5. Suka Dandan
Untuk urusan tata rias wajah, orang Korea tidak bisa berhenti
bereksperimen dengan bahan-bahan atau metode aplikasi untuk meciptakan
produk kosmetik terbaru. Salah satu inovasi produk kecantikan yang
mereka buat adalah Snail cream atau Krim Siput yaitu pelembab yang
terbuat dari daging bekicot.
Industri kosmetik di negeri itu terbilang maju. Bahkan, pebisnis tak
kehilangan akal untuk menggaet masyarakat untuk memperkenalkan produk
kecantikan mereka. Semua tentang bahan-bahan asal Korea seperti Masker
Pulau Jeju, masker tanah liat vulkanik Innisfree dan pelembab tempe
menjadi produk-produk kecantikan unik yang mereka tawarkan.
Tak hanya wanita, pria Korea sama saja, mereka tidak akan ragu
bermain-main dengan pisau bedah plastik. Pria korea juga mengikuti trend
produk kosmetik terbaru. Pria Korea punya seperangkat produk perawatan
kulit sendiri, bahkan make-up, paling tidak bedak foundation.
6. Banyak Pegolf Wanita terbaik
Mengapa wanita Korea begitu baik di golf? Berdasarkan peringkat dari
induk organisasi golf dunia, memperlihatkan bahwa dari daftar 100 pegolf
wanita terbaik di dunia, 38 wanita berasal dari Korea.
Inbee Park, (25) adalah pemain golf wanita kedua asal Korea sekaligus
pemain termuda yang memenangkan kejuaraan golf AS Terbuka. Pada bulan
Januari, Ko, (14) berhasil mencatatkan dirinya pegolf wanita termuda
yang pernah memenangkan turnamen golf profesional.
7. Maniak Game
Anak laki-laki dan perempuan memilki kebiasan yang buruk, yakni gemar
bermain game. Sekitar 14% anak di Korea antara usia 9 dan 12 menderita
kecanduan game online. Bahkan pemerintah di sana telah mengluarkan
larangan kepada anak berusia di bawah umur 16 tahun untuk bermain game.
Namun larangan itu banyak diabaikan.
8. Pelayanan Pramugari Korea yang Mantap
Dalam dunia penerbangan, Selain Bandara Internasional Incheon yang
dinobatkan sebagai bandara terbaik di dunia, Korea juga terkenal dengan
pramugari yang cantik dan ramah.
Pramugari dari maskapai penerbangan di seluruh dunia datang ke pusat
pelatihan penerbangan Korea untuk belajar bagaimana memberikan pelayanan
udara yang tepat.
9. Kencan Buta
Setiap lajang di Korea selalu mengidamkan kekasih yang mereka inginkan
sesuai dengan harapan mereka, salah satu cara untuk mendapatkannya
adalah dengan mendaftarkan diri ke perusahaan biro jodoh yang akan
menyediakan pasangan sesuai kriteria permintaan. Mereka pun akan bertemu
di sebuah pertemuan yang sering disebut kencan buta (Blind Dates)
Dalam sebuah survei yang dilakukan oleh Duo (perusahaan biro jodoh
terbesar di Korea), para lajang yang bekerja tertarik dan mengatakan
sesuai harapan dan selalu ingin melangsungkan hubungan ke jenjang
pernikahan. Biasanya mereka pergi kencan buta dua kali dalam seminggu.
Dari empat perusahaan perjodohan di Korea (ada 2.500 perusahaan di
negara ini), Duo memiliki 63,2% pangsa pasar.
10. Operasi Plastik
Semua tentu tahu bahwa orang Korea gemar mempercantik wajah dengan
operasi plastik. Rahang runcing, dahi lebar atau gigi rapi, tidak ada
dokter fitur yang tidak dapat mempercantik area wajah di Korea.
Bahkan, dokter kecantikan dari Rusia, Cina, Mongolia dan Jepang datang
ke Korea Selatan khusus belajar mengenai operasi plstik di sana. Tidak
hanya untuk keterampilan ahli bedah, tetapi juga untuk mempelajari
bisnis operasi plastik.
Rata-rata, Amerika Serikat membutuhkan setidaknya sekitar US$10 ribu
untuk operasi plastik. Namun lain hal di Korea, berdasarkan keterangan
ahli bedah plastik Kwon Seung Seoul National University Hospital, di
Korea cukup menghabiskan US$2 ribu atau US$3 ribu untuk mendapatkan
layanan yang sama seperti di AS
|