Banyak orang yang percaya bahwa batu akik tidak hanya indah. Namun,
selain keindahan corak yang mempesona, banyak juga yang mempercayai
batu-batu alam itu memiliki daya magis.
Di sejumlah daerah dalam wilayah Provinsi Sulawesi Selatan misalnya,
sampai sekarang masih banyak warga memercayai batu mulia jenis Peros
dapat digunakan untuk mengobati mules atau sakit perut. Caranya, dengan
merendam batu Peros tersebut ke air putih, kemudian diminumkan kepada
penderita. Ada juga batu mulia yang masih diyakini sebagai penolak bala
serta penangkal racun binatang berbisa. Juga, ada batu mulia yang masih
dipercayai memiliki daya magis menangkal ilmu hitam.
Berikut ini adalah tiga jenis batu akik yang oleh sebagian masyarakat
Indonesia dipercaya mengandung kekuatan magis yang dapat memberikan
aura tertentu bagi pemakainya seperti dilansir Liputan6.com.
Batu Tapak Jalak
Batu Akik Tapak Jalak adalah batu yang secara alami memiliki motif
garis silang. Karena motifnya menyerupai tanda tapak kaki burung Jalak,
batu ini disebut sebagai batu tapak jalak. Batu tapak jalak dipercaya
oleh sebagian orang dapat memberi kewibawaan dan keselamatan. Batu ini
diyakini beberapa orang dapat menangkal santet, teluh, dan lainnya.
Batu Junjung Drajat
Motif batu Akik Junjung Drajat ini berbentuk garis bersiku. Dipercaya
sebagian orang bahwa batu junjung drajat ini memiliki khasiat untuk
meningkatkan derajat kewibawaan, derajat perekonomian, dan derajat
status sosial.
Batu Pancawarna
Akik Pancawarna adalah batu akik dengan corak berwarna-warni.
Kepercayaan sebagian orang menyebut bahwa batu ini membuat penggunanya
memancarkan kharisma dan melindungi penggunanya dari kejahatan.